IndeksCalendarFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
CalendarCalendar
Latest topics
» pokemon the movie 16 ending music
Wed May 21, 2014 5:54 am by Mystic Snivy

» Titlescreen Hacking (FIRE RED) Part 1= Charizard
Wed Feb 05, 2014 6:17 pm by Wisnu-X

» Tutorial Pokemon GBA Snakewood
Wed Feb 05, 2014 6:05 pm by Wisnu-X

» (Gba)Pokemon Shaun X
Sat Jan 25, 2014 11:51 am by Wisnu-X

» Pokemon Alpha Universe
Tue Jan 14, 2014 3:55 pm by Muhammad Syauqi Anjana

» Pokemon Reign Of Legends Bug Fix
Thu Jan 02, 2014 2:14 am by rifky182

» Pokemon Ruby 2012 Version [Version 2 RELEASED]
Mon Dec 23, 2013 10:32 am by padang panjang

» Pokedex BW
Fri Sep 13, 2013 2:14 am by Shiny Haxorus

» Beginner Tutorial
Sun Sep 08, 2013 1:13 pm by Shiny Haxorus

Affiliates
free forum

Share | 
 

 Fakta ilmiah alasan rassullah sangat sayang terhadap kucing

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Shiny Zoroark96
Administrator
Administrator


Jumlah posting : 307
Points : 3674
Join date : 24.08.12
Age : 4
Lokasi : Pekanbaru, Riau

PostSubyek: Fakta ilmiah alasan rassullah sangat sayang terhadap kucing   Sat Dec 29, 2012 3:27 pm

Fakta Ilmiah: Alasan Rasulullah Sangat
Sayang Terhadap Kucing DALAM perkembangan peradaban
Islam, kucing hadir sebagai teman
sejati dalam setiap nafas dan gerak
geliat perkembangan Islam. Diceritakan dalam suatu kisah, Nabi
Muhammad SAW memiliki seekor
kucing yang diberi nama Mueeza.
Suatu saat, dikala Nabi hendak
mengambil jubahnya, di temuinya
Mueeza sedang terlelap tidur dengan santai diatas jubahnya. Tak ingin
mengganggu hewan kesayangannya
itu, Nabi pun memotong belahan
lengan yang ditiduri Mueeza dari
jubahnya. Ketika Nabi kembali ke rumah, Muezza
terbangun dan merunduk sujud
kepada majikannya. Sebagai balasan,
Nabi menyatakan kasih sayangnya
dengan mengelus lembut ke badan
mungil kucing itu sebanyak 3 kali. Dalam aktivitas lain, setiap kali Nabi
menerima tamu di rumahnya, nabi
selalu menggendong mueeza dan di
taruh dipahanya. Salah satu sifat
Mueeza yang Nabi sukai ialah ia selalu
mengeong ketika mendengar adzan, dan seolah-olah suaranya terdengar
seperti mengikuti lantunan suara
adzan. Kepada para sahabatnya, Nabi
berpesan untuk menyayangi kucing
peliharaan, layaknya menyanyangi
keluarga sendiri. Hukuman bagi mereka yang
menyakiti hewan lucu ini sangatlah
serius, dalam sebuah hadist shahih Al
Bukhari, dikisahkan tentang seorang
wanita yang tidak pernah memberi
makan kucingnya, dan tidak pula melepas kucingnya untuk mencari
makan sendiri, Nabi Muhammad SAW
pun menjelaskan bahwa hukuman
bagi wanita ini adalah siksa neraka. Dari Ibnu Umar ra bahwa rasulullah
saw bersabda,
”Seorang wanita dimasukkan
kedalam neraka karena seekor
kucing yang dia ikat dan tidak
diberikan makan bahkan tidak diperkenankan makan binatang-
binatang kecil yang ada dilantai.” (HR.
Bukhari) Nabi menekankan di beberapa hadis
bahwa kucing itu tidak najis. Bahkan
diperbolehkan untuk berwudhu
menggunakan air bekas minum
kucing karena dianggap suci. Kenapa Rasulullah Saw yang buta
baca-tulis, berani mengatakan bahwa
kucing suci, tidak najis? Lalu,
bagaimana Nabi mengetahui kalau
pada badan kucing tidak terdapat
najis? Keistimewaan dari Kucing Fakta Ilmiah 1 : Pada kulit kucing terdapat otot yang
berfungsi untuk menolak telur
bakteri. Otot kucing itu juga dapat
menyesuaikan dengan sentuhan otot
manusia. Permukaan lidah kucing tertutupi oleh
berbagai benjolan kecil yang runcing,
benjolan ini bengkok mengerucut
seperti kikir atau gergaji. Bentuk ini
sangat berguna untuk membersihkan
kulit. Ketika kucing minum,tidak ada setetes pun cairan yang jatuh dari
lidahnya. Sedangkan lidah kucing sendiri
merupakan alat pembersih yang
paling canggih, permukaannya yang
kasar bisa membuang bulu-bulu mati
dan membersihkan bulu-bulu yang
tersisa di badannya. Fakta Ilmiah 2 : Telah dilakukan berbagai penelitian
terhadap kucing dan berbagai
perbedaan usia, perbedaan posisi
kulit, punggung, bagian dalam
telapak kaki, pelindung mulut, dan
ekor. Pada bagian-bagian tersebut
dilakukan pengambilan sample
dengan usapan. Di samping itu,
dilakukan juga penanaman kuman
pada bagian-bagian khusus. Terus
diambil juga cairan khusus yang ada pada dinding dalam mulut dan
lidahnya. Hasil yang didapatkan adalah: Hasil yang diambil dari kulit luar
tenyata negatif berkuman, meskipun
dilakukan berulang-ulang. Perbandingan yang ditanamkan
kuman memberikan hasil negatif
sekitar 80% jika dilihat dari cairan
yang diambil dari dinding mulut.
Cairan yang diambil dari permukaan
lidah juga memberikan hasil negatif berkuman. Sekalinya ada kuman yang ditemukan
saat proses penelitian, kuman itu
masuk kelompok kuman yang
dianggap sebagai kuman biasa yang
berkembang pada tubuh manusia
dalam jumlah yang terbatas seperti, enterobacter, streptococcus, dan
taphylococcus. Jumlahnya kurang dan
50 ribu pertumbuhan.
Tidak ditemukan kelompok kuman
yang beragam. Berbagai sumber yang dapat
dipercaya dan hasil penelitian
laboratorium menyimpulkan bahwa
kucing tidak memiliki kuman dan
mikroba. Liurnya bersih dan
membersihkan. Komentar Para Dokter Peneliti Menurut Dr. George Maqshud, ketua
laboratorium di Rumah Sakit Hewan
Baitharah, jarang sekali ditemukan
adanya kuman pada lidah kucing. Jika kuman itu ada, maka kucing itu
akan sakit.
Dr. Gen Gustafsirl menemukan bahwa
kuman yang paling banyak terdapat
pada anjing, manusia 1/4 anjing,
kucing 1/2 manusia. Dokter hewan di rumah sakit hewan
Damaskus, Sa’id Rafah menegaskan
bahwa kucing memiliki perangkat
pembersih yang bemama lysozyme. Kucing tidak suka air karena air
merupakan tempat yang sangat subur
untuk pertumbuhan bakteri, terlebih
pada genangan air (lumpur,
genangan hujan, dll) Kucing juga sangat menjaga
kestabilan kehangatan tubuhnya. Ia
tidak banyak berjemur dan tidak
dekat-dekat dengan air.
Tujuannya agar bakteri tidak
berpindah kepadanya. Inilah yang menjadi faktor tidak adanya kuman
pada tubuh kucing. Fakta Ilmiah 3 : Dan hasil penelitian kedokteran dan
percobaan yang telah di lakukan di
laboratorium hewan, ditemukan
bahwa badan kucing bersih secara
keseluruhan. Ia lebih bersih dari
manusia. Fakta Ilmiah Tambahan : Zaman dahulu kucing dipakai untuk
terapi. Dengkuran kucing yang 50Hz
baik buat kesehatan selain itu
mengelus kucing juga bisa
menurunkan tingkat stress. Sisa makanan kucing hukumnya suci Hadist Kabsyah binti Ka’b bin Malik
menceritakan bahwa Abu Qatadah,
mertua Kabsyah, masuk ke rumahnya
lalu ia menuangkan air untuk wudhu.
Pada saat itu, datang seekor kucing
yang ingin minum. Lantas ia menuangkan air di bejana sampai
kucing itu minum. Kabsyah berkata, “Perhatikanlah.”
Abu Qatadah berkata, “Apakah kamu
heran?” Ia menjawab, “Ya.” Lalu, Abu
Qatadah berkata bahwa Nabi SAW
prnh bersabda, “Kucing itu tidak najis.
Ia binatang yang suka berkeliling di rumah (binatang rumahan),” (H.R At-
Tirmidzi, An-Nasa’i, Abu Dawud, dan
Ibnu Majah). Diriwayatkan dan Ali bin Al-Hasan,
dan Anas yang menceritakan bahwa
Nabi Saw pergi ke Bathhan suatu
daerah di Madinah. Lalu, beliau
berkata, “Ya Anas, tuangkan air wudhu
untukku ke dalam bejana.” Lalu, Anas
menuangkan air. Ketika sudah selesai,
Nabi menuju bejana. Namun, seekor
kucing datang dan menjilati bejana.
Melihat itu, Nabi berhenti sampai kucing tersebut berhenti minum lalu
berwudhu. Nabi ditanya mengenai kejadian
tersebut, beliau menjawab, “Ya Anas,
kucing termasuk perhiasan rumah
tangga, ia tidak dikotori sesuatu,
bahkan tidak ada najis.” Diriwayatkan dari Dawud bin Shalih
At-Tammar dan ibunya yang
menerangkan bahwa budaknya
memberikan Aisyah semangkuk
bubur. Namun, ketika ia sampai di
rumah Aisyah, tenyata Aisyah sedang shalat. Lalu, ia memberikan isyarat
untuk menaruhnya. Sayangnya,
setelah Aisyah menyelesaikan shalat,
ia lupa ada bubur. Datanglah seekor kucing, lalu
memakan sedikit bubur tersebut.
Ketika ia melihat bubur tersebut
dimakan kucing, Aisyah lalu
membersihkan bagian yang disentuh
kucing, dan Aisyah memakannya. Rasulullah Saw bersabda, “Ia tidak najis. Ia binatang yang
berkeliling.” Aisyah pernah melihat
Rasulullah Saw berwudhu dari sisa
jilatan kucing.” (H.R AlBaihaqi, Abd Al-Razzaq, dan Al-Daruquthni). Hadis ini diriwayatkan Malik, Ahmad,
dan imam hadits yang lain. Oleh
karena itu, kucing adalah binatang,
yang badan, keringat, bekas dari sisa makanannya adalah suci, Liurnya bersih dan membersihkan, serta hidupnya lebih bersih daripada manusia. Mungkin ini pula-lah mengapa Rasulullah SAW sangat sayang kepada Muezza, kucing kesayangannya.
Sumber: Pulsk.com

_________________
Pokemon Ruby 2012 Version Released!!!!


[You must be registered and logged in to see this link.]
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://pokendo.indonesianforum.net
Oboz
Junior
Junior


Jumlah posting : 71
Points : 2997
Join date : 19.12.12
Age : 18
Lokasi : Serang. Banten

PostSubyek: Re: Fakta ilmiah alasan rassullah sangat sayang terhadap kucing   Mon Dec 31, 2012 10:06 pm

Jempol

_________________
i don't have any signatures, because it's too mainstream bounce
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user https://www.facebook.com/siapa.aja.boleh.gitu.loh
 
Fakta ilmiah alasan rassullah sangat sayang terhadap kucing
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» 20 Alasan Kita Cinta Indonesia
» Pisikopat & MP
» Fakta Mengerikan Tentang bumi
» UN ditiadakan?
» fakta tentang ayah

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
 :: Other :: News & Articles-
Navigasi: